Polisi Melayani Masyarakat Dengan Uang


Anda pasti tahu polisi, banyak sekali orang yang membenci polisi karena kelakuannya yang semena-mena. Sering kali saya mendengar beberapa ocehan teman saya tentang mereka ditilang polisi, dan polisi tersebut meminta langsung uang dari mereka, atau biasa disebut dengan
uang damai. Beberapa polisi lain menilang (jikalau selagi ada razia), dan mereka sering mencari kesalahan seteliti mungkin sampai kita merasa memang benar-benar bersalah.

jalan bypas, Soekarno-Hatta Bandung, dan dia melihat ada lampu-lampu polisi, dia berhenti karena disitu sedang ada razia. dia menunjukan surat-surat dan anda tahu apa? Polisi tersebut mencoba mencari kesalahan sampai pada nomor mesin kendaraan bermotor tersebut, dan untunglah teman saya membawa surat-surat kendaraan lengkap dan tidak terkena tilang. Mungkin beberapa orang dari anda harus mencoba melakukan hal-hal seperti yang teman saya lakukan, supaya tidak tertilang: stay cool, punya sim dan stnk, periksa pajak pada stnk,tidak mengganti kenalpot ataupun mesin kendaraan bermotor anda, pakailah helm pada penumpang dan pengendara motornya.

Kita lanjut lagi ke polisi, bahkan seperti itulah polisi yang kita tahu, apa pun yang berhubungan dengan polisi, pasti jelek, karena memang kenyataannya seperti itu, mereka sendiri lah yang membuat pemikiran masyarakat seperti itu. kenapa? banyak faktor yang membuat mereka seperti itu. Seperti ini, teman saya kehilangan motornya, dan dia melapor kepada polisi, setelah mengurus surat kehilangan dan lain-lain, anda tahu, polisi itu mengatakan apa? ternyata ada administrasi untuk mengurus kehilangan, tapi andministrasi itu tidak ada dalam form tapi itu adalah uang lebih supaya polisi itu mau bergerak. teman saya harus memeberikan uang sekitar Rp.2.000.000,- tetapi sampai sekarang motornya tetap hilang. padahal kejadian tersebut terjadi hampir setahun yang lalu. dan ketika teman saya kembali ke kantor polisi yang sama, dan apa kata mereka? kasus itu sudah kadarluarsa. bagaimana ketika anda menjadi teman saya? pastilah sangan dongkol.

Sebetulnya saya pikir, lebih baik logo pada mobil polisi diganti, supaya semua orang tahu kalau dilayani polisi tidaklah gratis.

->logo awal: melayani dan melindungi masyarakat
->logo baru: melayani dan melindungi masyarakat dengan uang

Bagaimana menurut anda? apakan ini benar? karena seperti itulah kenyataannya.





Related Post

Next
Previous